Monday, November 22, 2010

#44

Aku bukan pesaing yang mampu memberimu lebih dari pada yang lain, namun aku akan memberikan apapun dari hasil keringatku hanya untukmu supaya kamu mengeti akan berharganya kehormatanku di depanmu.





Saturday, November 20, 2010

#42

Aku bukanlah seorang perayu yang pandai akan memainkan kata sehingga kamu akan terlena di buatnya, meninggikan kamu seakan-akan hanya kamu yang tinggal di dunia ini, seperti layaknya bidadari yang tercantik hanya kepadaku kamu patuh, namun sesungguhnya aku hanyalah pengucap yang dengan kesederhanan kalimat yang kugunakan sehingga tanpa pemahanan yang lebih agar kamu mengerti bahwa aku hanyalah pewarta akan gejolak hati yang lama memendam perasaanku jauh kedalam keseharianku, sehingga kamu mengerti apa yang ada dibalik hati ini.

Thursday, November 18, 2010

Berhenti


Aku selalu berpikir apa ujung dari kehidupan yang tengah kita jalani sekarang ini, untuk sekedar mencari amalan terbaik walau kadang kita selalu khilaf lupa akan kodrat hidup di dunia ini ataukah untuk sekedar menikmati hidup tanpa harus tahu muara kita berasal serta ujung dari semua ini.

Aku tak berani lebih jauh lagi karena angan-angan kita melayang-layang tak tentu arah, sehingga akan membuat diri ini lupa akan suatu keadaan yang tak nyata.



M E M O R I


Merenungi hidup ini akan memperlihatkan bagaimana kita hidup selama ini yang akan banyak sebuah kisah tak terpikirkan oleh benak kita sebelumnya.

Lantas apakah hal tersebut membuat kita yakin adanya memori yang telah lalu, nantinya akan kita ingat di dalam benak kita maupun dalam kenangan tentunya, dengan segala senyuman serta muramnya aura muka kita di kala terngiang kembali.

Aku selalu berharap bahwa kenangan ini akan terpatri lebih dalam dan dapat memberi pelajaran berharga sehingga esok akan tercipta suasana yang jauh lebih indah.


Wednesday, November 17, 2010

PETUNJUK PENGISIAN FORMULIR PENDAFTARAN ONLINE CPNSD FORMASI TAHUN 2010

Tata cara pengisian formulir online pendaftaran CPNSD Formasi Tahun 2010 :

  1. Langkah 1 : Pilih instansi yang ingin Anda lamar (contoh: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Kabupaten Kudus). Ujian Tertulis akan dilaksanakan secara Serentak, setiap pelamar hanya bisa mendaftar 1(satu) Formasi pada 1(satu) Instansi.

  2. Langkah 2 : Pilih kelompok formasi yang ingin anda lamar. Ada 3 kelompok formasi, yaitu Guru, Tenaga Kesehatan, dan Tenaga Teknis.

  3. Langkah 3 : Pilih tingkat pendidikan Anda. Ada 3 tingkat pendidikan, yaitu SMP/SMA/D.I, D.II/D.III/D.IV/S.1/S.2.

  4. Langkah 4 : Pilih formasi yang ingin Anda lamar. Di dalam daftar pilihan formasi otomatis hanya terisi formasi yang sesuai dengan pilihan-pilihan yang Anda pilih di tiga langkah sebelumnya.

  5. Langkah 5 : Pilih jurusan pendidikan Anda. Pilihan jurusan pendidikan hanya akan terisi jurusan yang disyaratkan untuk formasi yang telah Anda pilih.

  6. Langkah 6 : Isilah data diri Anda, yang terdiri dari :

    • Nama : Masukkan nama Anda sesuai dengan yang tertulis di ijazah pendidikan Anda. Panjang karakter maksimal 20 karakter, tanpa gelar pendidikan.
      Contoh : JUNAIDI OKY CAHYO.

    • Tempat Lahir : Masukkan tempat kelahiran Anda sesuai dengan yang tertulis di ijazah/akte kelahiran Anda. Contoh : Semarang, Magelang, Purwokerto.

    • Tanggal Lahir : Pilih tanggal sesuai dengan tanggal kelahiran yang tertulis di ijazah/akte kelahiran Anda. Contoh : 12 Januari 1984

    • No. KTP : Masukkan Nomor KTP Anda sesuai dengan yang tertulis di Kartu Tanda Penduduk Anda, tanpa tanda baca (Spasi, Strip, Garis Miring, dll).

    • Alamat : Masukkan Alamat sesuai dengan yang tertulis di Kartu Tanda Penduduk Anda.

    • No. Telepon : Masukan Nomor Telepon rumah Aktif yang bisa di hubungi.

    • No. Hp 1 : Masukan Nomor Hand Phone Aktif yang bisa di hubungi.

    • No. Telp Alternatif : Masukan Nomor Telpon Aktif Alternatif yang bisa di hubungi selain nomor anda diatas.

    • Email : Masukan e-mail Contoh : andi@yahoo.com

    • Jenis Kelamin : pilih jenis kelamin, Laki-laki / Perempuan.

    • No. Ijasah dan Tanggal Ijasah : isikan No. Ijasah dan Tanggal Ijasah.

    • IPK : Masukan IPK sesuai yang tertulis di ijazah Anda (Koma menggunakan tanda titik ".").

    • Untuk Pelamar Usia 35 - 40 tahun (per 31 Desember 2010) Pelamar wajib mengisih Langkah 6 Nomor 12 secara lengkap. Pengiriman Berkas dengan melampirkan FC Sah SK Pengangkatan Pertama s.d Terakhir tanpa terputus, didukung dengan Surat Keputusan Badan Hukum Instansi yang dilegalisir dan Surat Keterangan Pengabdian secara terus menerus sampai dengan sekarang dari Kepala Instansi.

    • Masukkan password (kata kunci) yang Anda inginkan untuk melihat pengumuman kelulusan seleksi administrasi. Password ini hanya boleh mengandung huruf dan angka, dan tidak boleh mengandung spasi. Password ini sangat penting. Ingatlah password Anda. Masukkan password sebanyak 2 (dua) kali untuk memastikan tidak terjadi kesalahan pengetikan.

  7. Langkah 7 : Tuliskan kata-kata yang terlihat dalam gambar. Ini adalah untuk memastikan bahwa formulir ini tidak diisi oleh program komputer.

  8. Langkah 8 : Periksa lagi semua data yang telah Anda isikan ke dalam formulir ini agar tidak terjadi kesalahan. Kesalahan dalam pengisian data dapat mengakibatkan hilangnya kesempatan untuk mengikuti seleksi pengadaan CPNSD formasi tahun 2010. Setelah yakin bahwa semua data telah dimasukkan dengan benar, Klik Simpan.

  9. Bila terjadi kesalahan, akan ditampilkan halaman kesalahan yang akan memberitahu kesalahan Anda, dan Anda dapat mengulangi pengisian formulir pendaftaran kembali dengan mengeklik tombol Kembali ke formulir pendaftaran.

  10. Bila data Anda berhasil dimasukkan, akan ditampilkan halaman yang menampilkan informasi yang telah Anda isikan di formulir pendaftaran.

  11. Langkah 9 : Cetaklah Formulir Pendaftaran. Untuk mencetak Formulir Pendaftaran, klik tombol Cetak Formulir Pendaftaran. Halaman cetak akan tampil pada jendela baru. Anda dapat mencetaknya melalui menu File->Print di browser Anda. Jika sudah mencetak Formulir pendaftaran Anda tidak dapat melakukan Edit Data lagi. Selambat-lambatnya 1 (satu) hari setelah Anda melakukan cetak Formulir Pendaftaran ini, untuk mengikuti proses lebih lanjut WAJIB mengirimkan Formulir Pendaftaran dilampiri berkas persyaratan pendaftaran via PT. POS INDONESIA.

  12. Sebelum anda melakukan Print/Cetak FORMULIR PENDAFTARAN, ukuran kertas dan batas margin kertas agar diatur terlebih dahulu agar hasil cetakan FORMULIR dalm 1 lembar, dengan format yaitu:

    • Ukuran Kertas : Folio (8.5 x 13) atau Legal

    • 1.Batas Margin :
      Atas - Bawah = 0
      Kanan = 0
      Kiri = 25 mm atau 1 inch
      Skala = 95 %

    Untuk memastikan hasil cetakan dalam 1 lembar, lakukan perintah File -> Print Preview, setelah anda yakin hasil dalam 1 lembar, langkah selanjutnya anda dapat mencetak FORMULIR PENDAFTARAN melalui menu File -> Print.

Tuesday, November 16, 2010

#41

Harga sebuah senyuman akan lebih berharga dari pada musamnya muka kita di kala kita mulai teringat akan sebuah cerita lalu, sehingga tak terasa tetesan air mata kita menjadi mengalir dengan tak sengaja seolah-olah butiran air tersebut membasuh muka serta harapan baru yang lebih baik.



Monday, November 15, 2010

Mari Berkurban


Berikut adalah artikel tentang Hukum Dan Adab Berkurban, untuk kita agar lebih mengeri sejauhmana tentang semua hal-hal berkaitan dengan Berkurban.


HUKUM DAN ADAB BERKURBAN

( باللغة الإندونيسية )

الأضحية وأحكامها

Disusun Oleh:

Syaikh Abdul Ilaah bin Sulaiman Ath-Thayyar

إعداد:

عبد الإله بن سليمان الطيار

Penerjemah :

Mohammad Latif

ترجمة:

محمد لطيف

Murajaah :

Abu Ziyad

مراجعة:

إيكو أبو زياد

Maktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah

المكتب التعاوني للدعوة وتوعية الجاليات بالربوة بمدينة الرياض

1428 – 2007

الإسلام بين يدي الملايين! شعار حملناه لنشر الإسلام الصحيح والفقه في الدين المستمد من الكتاب والسنة بفهم سلف هذه الأمة بعشرات لغات العالم

HUKUM DAN ADAB BERKURBAN

Syaikh Abdul Ilaah bin Sulaiman Ath-Thayyar

Segala puji bagi Allah, pujian mereka yang bersyukur. Semoga shalawat dan salam tetap terlimpah atas Muhammad yang di utus sebagai rahmat atas seluruh alam, begitu pula terhadap keluarga dan para shahabat beliau serta mereka yang mendapat petunjuk dari beliau dan mengamalkan petunjuk beliau hingga hari akhir nanti …

amma ba'du :

Allah 'Azza wa Jalla (Yang Maha Perkasa lagi Maha Mulia) mensyari'atkan berkurban untuk memudahkan manusia di Hari Raya. Allah memerintahkan bapak para nabi, Ibrahim 'alaihissalam untuk menyembelih putranya Ismail, maka beliau dengan serta merta memenuhi perintah Allah dengan tanpa ada keraguan. Maka sebagai ganti Nabi Ismail Allah menurunkan dari langit :

(107) Dan Kami tebus anak itu dengan dengan seekor sembelihan yang besar. (Q.S Ash-Shaffat 107)

Semenjak saat itu, manusia menyembelih binatang ternak untuk melaksanakan perintah Allah, menyembelih hewan kurban, karena ia termasuk ketaataan yang paling utama. Berkurban hukumnya adalah sunnah muakkadah. Dimakruhkan hukumnya untuk tidak melaksanakannya dalam keadaan mampu karena keutamaan berkurban yang sangat agung.

Ø Definisi (أضحية)berkurban menurut etimologi/bahasa dan terminologi/istilah:

- Berkata Imam Al-Jauhari : Imam Al-Ashma'i menjelaskan: ada empat bentuk kata : أُضحية , إِضحية dengan dhammah hamzah dan kasrah, jamaknya adalah أضاحي . Yang ketiga adalah ضحية jamaknya adalah ضحايا . Dan yang keempat adalah أضحاه . Jamaknya adalah أضحى. Seperti أرطأة dan أرطى. Dengan nya dinamakan يوم الضحى ) Imam Nawawi menyebutkannya dalam Kitab Tahrir At-Tanbih. Berkata Al-Qadhi, dinamakan demikian karena kurban dilakukan pada waktu dhuha, yaitu ketika hari mulai agak siang.

- Adapun secara terminologi, أضحية adalah : Menyembelih unta, lembu atau kambing di Hari Kurban dan Hari-hari Tasyriq (Tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah) untuk mendekatkan diri pada Allah.

Hikmah disyareatkannya:

1. Untuk mendekatkan diri pada Allah. Allah berfirman :

"Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkurbanlah" (Q.S Al-Kautsar

Dan firman-Nya:

"Katakanlah: "Sesungguhnya shalatku, ibadatku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam" (Q.S Al-An'aam 162). Yang dimaksud dengan نُسُك adalah berkurban untuk mendekatkan diri pada Allah.

2. Menghidupkan sunnah/tuntunan imamnya orang-orang yang bertauhid, Ibrahim 'Alaihissalam, dimana Allah mewahyukan pada beliau untuk menyembelih putranya, Ismail, maka Allah menggantinya dengan kambing kibas, lalu Ibrahimpun menyembelihnya. Allah berfirman :

(107) Dan Kami tebus anak itu dengan dengan seekor sembelihan yang besar.

3. Untuk memberi kelapangan pada keluarga di Hari Raya.

4. Menebarkan kebahagiaan pada kaum fakir miskin dengan memberikan sedekah pada mereka.

5. Bersyukur pada Allah Ta'ala atas karunia-Nya menundukkan hewan-hewan ternak pada kita. Allah berfirman :

"Maka makanlah sebahagiannya dan beri makanlah orang yang rela dengan apa yang ada padanya (yang tidak meminta-minta) dan orang yang meminta. Demikianlah Kami telah menundukan unta-unta itu kepada kamu, mudah-mudahan kamu bersyukur. Daging-daging unta dan darahnya itu sekali-kali tidak dapat mencapai (keridhaan) Allah, tetapi ketaqwan dari kamulah yang dapat mencapainya. Demikianlah Allah telah menundukkanya untuk kamu supaya kamu mengagungkan Allah terhadap hidayah-Nya kepada kamu. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik". (Q.S Al-Hajj 36-37)

ü Hukumnya: Mayoritas para ulama berpendapat bahwa hukum berkurban adalah sunnah muakkadah (sunnah yang ditekankan). Makruh hukumnya untuk tidak melaksanakannya jika mampu. Sebagian ulama lain berpendapat hukumnya sunnah yang wajib atas setiap keluarga, yang mampu melakukannya. Ini berdasar firman Allah : "Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkurbanlah" (Q.S Al-Kautsar : 2) dan sabda rasul :

"Barangsiapa yang menyembelih sebelum shalat, maka hendaklah ia mengulangi" (Muttafaq 'Alaihi).

ü Keutamaannya: Tidak ada hadits yang shahih tentang keutamaan berkurban, selain dari kesungguhan beliau untuk melakukannya. Ada beberapa hadits yang masih diperbincangkan keshahihannya, akan tetapi satu sama lain saling menguatkan. Diantaranya adalah sabda nabi : Tidak ada amalan anak Adam pada Hari Kurban yang lebih dicintai Allah ketimbang berkurban. Hewan kurban itu akan datang pada Hari Kiamat dengan tanduk, kuku dan rambutnya.

وإن الدم ليقع من الله عز وجل بمكان قبل أن يقع على الأرض فطيبوا بها نفساً

(H.R Ibnu Majah dan Tirmidzi, beliau menghasankannya).

Dan sabda beliau ketika di tanya apakah sembelihan ini, maka beliau menjawab : Tuntunan ayah kalian Ibrahim. Mereka bertanya : Apa bagian kita darinya/apa pahala yang akan kita dapatkan ? Beliau menjawab : "Setiap helai rambut, akan dibalasi dengan satu kebaikan". Lantas mereka bertanya : "Bagaimana dengan bulu (domba) ? Maka beliau menjawab: "Setiap bulu juga akan dibalas dengan satu kebaikan". (H.R Ibnu Majah dan Tirmidzi, beliau menghasankannya).

Hukum-hukum yang berkaitan dengan kurban :

1. Bagi orang yang berniat untuk berkurban, maka semenjak masuk sepuluh hari pertama Bulan Dzulhijjah, ia dilarang memotong rambut dan kukunya hingga datang waktu berkurban. Ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahihnya dari Ummu Salamah bahwa Nabi bersabda : "Jika kalian melihat hilal pertanda datangnya Bulan Dzulhijjah, dan kalian ingin untuk berkurban, maka janganlah ia memotong rambut atau kukunya). (H.R Muslim) Dalam sebuah riwayat : "Maka jangan sekali-kali ia mengambil rambut atau memotong kukunya" (H.R Muslim) .

Hikmah dilarangnya hal tersebut : Agar kondisi orang yang berkurban masih sempurna belum ada yang terkurangi, untuk kemudian di bebaskan dari api neraka. Ada juga yang mengatakan : Diserupakan dengan orang yang sedang ihram. (Muslim, Syarah Imam Nawawi : 13120)

Permasalahan : Apa hukum orang yang memotong rambut atau kukunya ?

Imam Ibnu Qudamah rahimahullah menuturkan : "Orang yang berniat menyembelih kurban, hendaklah tidak memotong rambut dan kukunya. Jika dia melakukannya, maka hendaklah ia beristighfar pada Allah dan ia tidak dikenakan fidyah menurut kesepakatan (ulama), baik ia melakukannya karena kesengajaan atau lupa" (Kitab Al-Mughni : 13363)

2. Umur (hewan kurban) : Muslim dalam Shahihnya meriwayatkan bahwa nabi bersabda : "Janganlah kalian menyembelih untuk kurban, kecuali al-musinnah (yang sudah berumur satu tahun/telah berganti gigi), kecuali jika sukar didapati, maka boleh yang baru berumur enam bulan" (H.R Muslim : 1963). Al-musinnah pada binatang ternak yaitu tsaniah.

Berkata Imam Ibnul Qayyim dalam Kitab Zaad Al-Ma'ad 2/317 : "Nabi memerintahkan mereka untuk menyembelih kurban yang sudah berumur enam bulan dan tsaniah yaitu yang sudah berumur satu tahun, dan bukan lainnya" .

ü Al-Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari 'Uqbah bin 'Amir bahwa nabi membagi-bagi hewan yang akan dikurbankan pada para sahabatnya. 'Uqbah kebagian kambing jadz'ah (yang berusia enam bulan), lantas beliau bersabda : "Sembelihlah olehmu". jadz'ah menurut madzhab hanafi dan hambali adalah yang telah genap enam bulan. Imam Tirmidzi menukil dari Waki' bahwa jadz'ah adalah yang telah genap enam atau tujuh bulan. Penulis Kitab Al-Hidayah mengatakan ats-Tsani dari unta adalah yang telah genap berusia lima tahun. Adapun ats-Tsani dari sapi dan kambing kacang, yaitu yang genap berusia dua tahun dan akan masuk tiga tahun.

3. Keselamatannya : Hewan kurban yang memenuhi syarat adalah yang tidak cacat. Karena itu tidak sah (untuk dijadikan kurban) : Yang pincang, yang tanduknya patah atau telinganya terpotong, yang sakit, yang kurus yang tidak , Ini berdasarkan sabda nabi : Ada empat kondisi hewan tidak sah untuk dikurbankan : - Yang rusak matanya, - yang sakit, - yang pincang, - yang kurus yang tidak bergajih lagi" (H.R Ahmad 4/284, 281 dan Abu Dawud : 2802)

4. Yang paling utama : Kurban yang paling utama adalah كبشاً أملح أقرن, yang mana sifat ini disukai oleh Rasul dan beliau menyembelih dengannya, sebagaimana diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Anas bahwa nabi berkurban dengan dua ekor kambing بكبشين أملحين أقرنين …(H.R Bukhari : 5558 dan Muslim : 1966) Al-amlah ditafsirkan dengan yang kulitnya putih bercampur hitam, sebagaimana diriwayatkan Imam Muslim : 1967 bahwa Rasulullah memerintahkan

أمر بكبش أقرن يطأ في سواد، ويبرك في سواد، وينظر في سواد

(Al-Hadits : Muslim, Syarah An-Nawawi : 13105) Imam Nawawi berkata bahwa maknanya قوائمه, perut dan sekitar matanya berwarna hitam, wallahu a'lam.

Disunnahkan untuk menggemukkan hewan kurban dan memperbagusnya. Allah berfirman :

"Demikianlah (perintah Allah). Dan barangsiapa mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, maka sesungguhnya itu timbul dari ketaqwaan hati" (Q.S Al-Hajj 32)

Ibnu 'Abbas berkata : "Mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah yaitu dengan menggemukkan (hewan kurban), واستعظامها واستحسانها) (Imam Ath-Thabari: Jami' al-Bayan : 17156)

Bahkan semakin mahal, maka semakin utama, jika ia meniatkan untuk mendekatkan diri pada Allah, baik itu membebaskan budak atau hewan kurban, sebagaimana diriwayatkan dalam Shahih Al-Bukhari bahwa Rasulullah ditanya: membebaskan budak manakah yang lebih utama? Maka beliau menjawab : "Yang paling mahal dan berharga menurut pemiliknya" (Al-Bukhari : 2518).

Berkata Imam Ibnu Khuzaimah rahimahullah : Setiap yang menakjubkan jika dipandang seseorang, maka pahalanya lebih besar di sisi Allah, jika ia korbankan karena Allah" (Shahih Ibnu Khuzaimah : 14291)

5. Waktu berkurban : Yang disepakati (oleh para ulama) adalah dilakukan pagi hari setelah menunaikan Shalat 'Ied bersama dengan imam. Tidak sah melaksanakan kurban sebelum Shalat 'Ied. Inilah yang disepakati. Sebagaimana yang disebutkan oleh Imam Nawawi.

ü Imam Muslim meriwayatkan dalam shahihnya bahwa nabi bersabda: "Barangsiapa yang menyembelih sebelum shalat, maka ia menyembelih untuk dirinya sendiri, dan barangsiapa yang menyembelih setelah shalat, maka telah sempurna ibadahnya dan bersesuaian dengan sunnah kaum muslimin" (H.R Muslim : 5/1961)

Dalam riwayat Muslim dari Al-Bara' bin 'Azib bahwa nabi berkhutbah dan menegaskan dalam sabdanya : "Janganlah kalian menyembelih sampai ia menunaikan shalat (ied)" (H.R Muslim : 5/1961)

Imam Ibnul Qayyim mengatakan dalam Kitab Zaad al-Ma'aad : Nabi tidak meninggalkan untuk berkurban. Beliau berkurban dengan dua ekor kambing dan beliau sembelih setelah Shalat 'Ied dan beliau kabarkan bahwa seseorang yang menyembelih sebelum shalat, maka ia belum berkurban, tetapi daging yang ia berikan pada keluarganya. Inilah yang nyata dari tuntunan dan petunjuk beliau" (Zaad al-Ma'ad: 2317).

6. Tuntunan yang disunnahkan ketika menyembelih kurban : Disunnahkan untuk mengarahkan hewan kurban ke arah kiblat dan mengucapkan :

وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَ السَّموَاتِ وَالأرْضِ حَنِيْفاً وَمَا أَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ، إِنّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلّهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَلِكَ أَمَرْتُ وَأَنَا مِنَ المُسْلِمِيْنَ

Dan di saat menyembelih mengucapkan :

بِاسْمِ الله وَاللهُ أَكْبَر، اللّهمّ هَذاَ مِنْكَ وَلَكَ

Mengucapkan basmalah adalah wajib menurut Al-Qur'an, Allah berfirman:

"Dan janganlah kamu mamakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya" (Q.S Al-An'aam 121)

Imam Ibnul Qayyim mengatakan : "Termasuk dari petunjuk nabi adalah melaksanakan kurban di lapangan, Abu Dawud meriwayatkan hal tersebut dari Jabir bahwa ia menunaikan Shalat iedul adha bersama nabi. Setelah beliau selesai dari khutbahnya, beliau turun dari mimbarnya, lantas beliau membawa seekor kambing dan beliau sembelih sendiri seraya bersabda:

بسم الله والله أكبر هذا عني وعمن لم يضح من أمتي

"Dengan menyebut nama Allah, Allah Maha Besar, kurban ini adalah dari hamba dan mereka yang belum berkurban dari umatku"

Dalam As-shahihain bahwa beliau berkurban dan menyembelih di lapangan

(Muttafaq 'Alaih)

ü Ibnu Battal mengatakan bahwa menyembelih kurban di lapangan adalah sunnah bagi imam, khususnya menurut pendapat Malik. Beliau mengatakan sebagai mana yang dinukil oleh Ibnu Wahb : Hal ini dilakukan agar tidak ada orang yang menyembelih sebelumnya. Al-Muhallab menambahkan: Hendaklah mereka menyembelih setelah imam dengan keyakinan dan agar mempelajari tuntunan yang diajarkan dalam menyembelih.

ü Imam Muslim meriwayatkan (no hadits 1967) dari hadits riwayat 'Aisyah, dan didalamnya: "Nabi membawa kambing lalu membaringkannya kemudian beliau menyembelihnya seraya mengucapkan:

بِاسْمِ الله اللّهمّ تَقَبَّلْ مِنْ مُحَمّد وَآل مُحَمّد وَمِنْ أُمَّةِ مُحَمّد

Lalu beliaupun menyembelihnya.

Dalam riwayat di atas terdapat dalil disunnahkannya bagi orang yang menyembelih ketika menyembelih untuk mengucapkan setelah basmalah dan takbir:

اللّهمّ تَقَبّل مِنِّي

Sebagian (ulama) mengatakan bahwa hal itu disunnahkan sesuai dengan nash ayat :

"Ya Rabb kami, terimalah dari kami (amalan kami). Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui" (H.R Al-Baqarah 127)

7. Berbuat kebaikan ketika menyembelih. Imam Ibnul Qayyim mengatakan : "Nabi memerintahkan manusia agar berbuat kebaikan sewaktu menyembelih dan ketika membunuh juga bersikap baik dalam melakukannya, sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim dalam shahihnya, dari hadits Syaddad bin Aus : "Ada dua hal yang aku hafal dari rasulullah : "Sesungguhnya Allah menetapkan kebaikan atas segala sesuatu, maka jika kalian membunuh, berbuat baiklah dalam melakukannya, dan jika kalian menyembelih, maka berbuat baiklah dalam menyembelih, tajamkan pisau yang (digunakan untuk menyembelih) ringankanlah rasa sakit hewan sembelihannya" (H.R Muslim).

Nabi meletakkan kaki beliau pada leher hewan kurban agar tidak bergerak, ini adalah kasih sayang beliau sebagaimana yang diceritakan Anas ketika ia menyaksikan rasul sedang menyembelih. Imam Ibnu Hajar berkata dalam Al-Fath : Mereka bersepakat bahwa hewan kurban dibaringkan pada sisi sebelah kiri, dan meletakkan kakinya di sebelah kanan agar mudah bagi si penyembelih untuk mengambil pisau dengan tangan kanan dan memegang kepala hewan kurban dengan tangan kiri"

8. Sah hukumnya mewakilkan dalam menyembelih. Disunnahkan agar seorang muslim menyembelih sendiri hewan kurbannya sebagaimana yang dilakukan nabi, jika ia mewakilkan dalm menyembelih, maka diperbolehkan. Tidak ada halangan baginya dan hal ini tidak diperselisihkan menurut para ulama.

9. Pembagian (daging) nya yang sesuai dengan tuntunan : Disunnahkan membagi daging hewan kurban menjadi tiga: untuk keluarganya sepertiga, disedekahkan sepertiga bagian dan dihadiahkan pada sahabat-sahabatnya sepertiga. Ini berdasarkan sabda nabi : "Makanlah dan وادخروا sedekahkanlah" (Muslim : 6/80).

Jika dia tidak membagi seperti pembagian di atas, maka juga diperbolehkan, seperti jika ia menyedekahkan semuanya, atau untuk dirinya semuanya atau ia hadiahkan semuanya.

10. Upah bagi orang yang menyembelih adalah bukan daging kurban, ini berdasarkan ucapan Ali: Rasul memerintahkanku untuk أقوم على بدنة dan agar aku menyedekahkan daging, kulit dan جلالها dan agar aku tidak memberikan pada orang yang menyembelih dari daging kurban sedikitpun, dan ia berkata : Kami memberinya upah tersendiri" (Muttafaq 'Alaihi)

Beberapa permasalahan penting dan ucapan para ulama :

a) Disyari'atkannya berkurban. Kaum muslimin telah bersepakat. Syaikhul Islam mengatakan : "Berkurban adalah lebih utama dari bersedekah senilai harganya, jika ia memiliki harta dan dia ingin untuk mendekatkan diri pada Allah, maka hendaklah ia berkurban". Beliau juga mengatakan : "Allah telah menggabungkannya dengan shalat dalam beberapa ayat dalam Al-Qur'an, diantaranya:

"Katakanlah: "Sesungguhnya shalatku, ibadatku …" (Q.S Al-An'aam 162)

"Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berkurbanlah" (Q.S Al-Kautsar : 2)

Berkurban yang dilakukan pada hari yang agung itu, hari kurban yang agung, padanya terkandung sedekah pada kaum fakir dan memberikan kelapangan pada mereka"

b) Berkata Syaikh Al-Bassaam : Pada asalnya kurban adalah untuk mereka yang hidup, dan dibolehkan untuk dijadikan sedekah bagi mereka yang sudah meninggal, sehingga mereka mendapatkan pahalanya. Akan tetapi ada kekeliruan pada sebagian negeri yang mereka hanya menjadikan kurban bagi mereka yang sudah tiada, mereka menyangka hal itu adalah khusus bagi mereka. Karena itu jarang sekali orang-orang yang masih hidup jarang sekali yang berkurban untuk diri mereka sendiri. Jika (orang yang akan meninggal) menulis wasiat maka yang pertama ia wasiatkan adalah kurban, sesuai dengan kemampuannya, Jarang yang berwasiat selain kurban, dan membagikan makanan di malam-malam Ramadhan. Hal ini kembalinya pada kurangnya para ulama yang menulis wasiat mereka tidak mengingatkan atau mengajari mereka bahwa wasiat itu selayaknya pada apa yang lebih bermanfaat dalam hal kebaikan. Berkurban walaupun suatu amalan yang utama dan kebaikan, namun ada yayasan/amalan-amalan kebaikan yang bisa jadi lebih baik/utama darinya"

c) Syaikhul Islam berkata : "Berkurban dibolehkan bagi si mayit sebagaimana juga haji dan sedekah untuknya. Jika ia berkurban dengan seekor kambing untuk dirinya dan keluarganya maka hal itu sah. Menurut salah satu dari dua pendapat ulama, yaitu madzhab malik dan ahmad, karena para sahabat melakukan hal tersebut.

Penulis mohon pada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar menerima (amalan) kami, anda dan segenap kaum muslimin di mana saja, dan agar menjadikan amalan kita ikhlas untuk mendapatkan wajah-Nya yang mulia. Semoga shalawat dan salam tetap terlimpah pada Muhammad, keluarga dan para sahabatnya. Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam.

Dikoreksi oleh Syaikh Abdullah bin Abdurrahman Al-Jibrin – anggota Lembaga fatwa – dan beliau mengomentari sebagai berikut : Saya telah membaca tulisan yang berkaitan dengan masalah kurban dan hukum-hukumnya. Saya mendapatinya benar dan sesuai. Allah-lah Yang Memberi taufiq.

Semoga shalawat dan salam tetap terlimpah pada Muhammad, keluarga dan para sahabatnya.

المرجع:

الأضحية وأحكامها للشيخ عبدالإله بن سليمان الطيار - دار ابن خزيمة


Sunday, November 14, 2010

#40


Aku bukan pujangga yang selalu menuliskan apik sebuah cerita sehingga membuat orang lain merasa tergugah hatinya serta merasa mengalir dari cerita paragraf ke cerita paragraf yang lainnya, aku hanya bisa melukiskan atas apa yang menjadi gejolak jiwa ini dengan harapan agar tekanan dalam batinku menjadi lebih terasa ringan karena diri ini tak pandai berbagi cerita dengan yang lain mungkin karena takutnya menceritakan kelemahan kita kepada orang lain.

Friday, November 12, 2010

#39

Bukan suatu kesalahan jika kita mau mengakui bahwa jiwa ini terbelenggu oleh sebuah kemunafikan diri ini, kita selalu menutupi atas apa yang menjadi kelemahan kita dengan kebohongan yang membuat seolah jiwa ini berani serta mampu menghadapi apapun yang ada di depan mata.


Wednesday, November 10, 2010

#38

Ku serahkan segala yang menjadi takdir bagiku kepada hadirat Illahi yang menguasai alam jagat raya ini, sejauh yang bisa aku kerjakan selama ini, karena begitu sulitnya jiwa ini menyerahkan, berpasrah diri, serta melaksanakan maupun perintah yang telah terlukis dalam kitab suci (Al-Quran).



Translate

Thanks for your donate

MY POPULAR POSTS

 

Follow by Email

THE BEST BLOGGER

Mari Berbagi Kata dan Laporkan jika ada Error link