Saturday, April 17, 2010

Kontrol Diri Anda !!!




Pengontrolan diri sangatlah penting untuk menjalani kehidupan di dunia ini, karena bagaimanapun manusia mempunyai sisi-sisi lain kejiwaannya yang sangat sulit untuk di kendalikan slah satunya untuk mengontrol kondisi psikologis dirinya sendiri dalam bertindak, sungguh terasa sulit untuk diperhatikan.

Pengontrolan diri/pengendalian diri haruslah diolah dengan baik baik antara lain dengan bagaimana cara kita belajar meredam keingginan diri untuk menunda segala pemuasan kebutuhan sesaat yang berlebih demi mencapai tujuan jangka panjang.

Dengan mengembangkan kemampuan mengendalikan diri sebaik-baiknya, kita akan menjadi pribadi yang efektif, sehingga dapat secara konsisten merasa bahagia, bebas dari rasa bersalah, hidup lebih konstruktif, dapat menerima diri sendiri, dan juga diterima oleh masyarakat.

Bertambah usia, seseorang diharapkan akan mnejadikan semakin mengembangkan kemampuan mengendalikan perilakunya.

Dari mana sumber kontrol perilaku seseorang? Sumbernya dapat dibedakan menjadi dua: faktor di dalam dan di luar diri seseorang.

Kontrol perilaku yang bersumber dari dalam diri biasanya disebut sebagai kontrol internal, dan yang bersumber dari luar diri disebut kontrol eksternal.

Kontrol Internal dan Eksternal
Dalam kontrol diri (internal), individu mengatur perilaku dan standar kinerjanya sendiri; memberi ganjaran bagi dirinya sendiri bila berhasil mencapai tujuan; dan menghukum dirinya sendiri bila tidak berhasil mencapai tujuan.

Di sisi lain, dalam kontrol eksternal, individu menempatkan orang lain sebagai penentu (yang menjadi penyebab) perilaku, standar kinerja, dan ganjaran-ganjaran yang diperolehnya.

Dari dua jenis kontrol perilaku tersebut, kontrol pribadi (internal) dinilai lebih berharga. Sepanjang kita menggantungkan diri pada kontrol eksternal, kehidupan kita sebagian besar ditentukan oleh orang lain. Sebaliknya, dengan mengembangkan kontrol diri (internal) berarti kita mengendalikan dua hal: diri sendiri dan dunia sekitar kita.

Problem Pengendalian Diri

Kontrol diri yang berkembang dengan baik akan memberikan banyak keuntungan bagi seseorang. Namun, dalam kenyataan, tidak semua kita mampu melakukan pengendalian diri secara konsisten.

Kemampuan pengendalian diri kita bervariasi.

Ada orang yang sering terlalu banyak minum (hingga mabuk), yang lain terlalu banyak makan, yang lain lagi mudah kehilangan kontrol emosi, cenderung menunda pekerjaan, dan sebagainya.

Bagaimana hal ini dapat terjadi?

Seperti halnya kontrol diri yang kuat, kontrol diri yang lemah juga berkembang melalui proses belajar. Contohnya, seorang remaja yang tetap impulsif, yakni selalu marah bila keinginannya tak terpenuhi, kemungkinan menjadi demikian karena sejak kecil orangtuanya selalu menuruti segala permintaan (berfungsi sebagai ganjaran) setiap kali anaknya itu merengek meminta sesuatu, terlebih-lebih bila anaknya mulai marah.

Ketika pola ganjaran semacam ini terjadi berulang-ulang, berarti si anak mengalami proses pembelajaran bahwa permintaannya pasti terpenuhi bila disertai marah. Selanjutnya ia mengembangkan pola perilaku marah setiap kali permintaannya belum terpenuhi.

Seseorang yang memiliki kebiasaan menunda pekerjaan, mungkin menjadi demikian karena sejak kecil terbiasa bekerja dalam tekanan orangtua (berfungsi sebagai hukuman). Dalam situasi demikian ia termotivasi melakukan tugas hanya untuk menghindari hukuman. Akibatnya, dalam situasi tanpa adanya tekanan, ia cenderung bermalas-malasan.


Comments :

2 comments to “ Kontrol Diri Anda !!! ”


Post a Comment

Thanks for Your Comment!