Tuesday, February 9, 2010

"The way” Karya Lao Tzu




The way karya lao Tzu mengandung lebih dari satu arti. Setiap orang yang membacanya dapat menangkap pesan yang berbeda di dalamanya. Kita mungkin hanya dapat mengorek permukaan dari kedalaman ajaran Lao Tzu, tetapi kita akan tetap mendapatkan manfaatnya.

Memerintah negara yang besar itu seperti memasak ikan kecil, kamu tidak boleh membaliknya terlalu sering, atau ikan itu akan hancur.

Pemerintah yang terbaik tidak membuat keberadaannya terasa, yang terbaik kedua adalah yang dipuji oleh rakyat, yang berikutnya adalah yang ditakuti oleh rakyat, dan yang berikutnya terburuk adalah yang dibenci oleh rakyat.

Cara yang terbaik untuk memerintah Negara adalah memerintah secara alamiah, sederhana dan berhati-hati.

Pemerintah yang baik tidak membuat banyak kebijakan atau mengeluarkan banyak perintah; tetapi memerintah Negara sedemikian rupa sehingga ketika pekerjaannya selesai, masyarakatnya akan berkata, “segalanya terjadi secara alami.”

Pemerintah yang baik tidak mengganggu rakyat jika tidak perlu, juga tidak ambil bagian dalam berbagai aktivitas yang mengganggu kehidupan rakyat.

Terlalu banyak pajak membuat rakyat kelaparan; terlalu banyak peraturan dan undang-undang membuat tanah menjadi tidak dapat diatur.

Semakin banyak hokum dilanggar, semakin banyak pencuri.

Semakin banyak kemampuan yang dimiliki rakyat, semakin banyak hal hebat yang mereka lakukan, mereka akan semakin tamak.

Orang yang bijaksana tidak mempunyai pendapat yang tetap.

Dia mengganggap keinginan rakyat seperi keingginannya sendiri.

Dia mempunyai orang-orang yang baik, dan juga orang- orang yang jahat, maka semua akan menjadi baik.

Dia mempercayai orang-orang yang setia, dan juga orang-orang yang tidak setia, maka semua orang akan menjadi setia.

Bagi orang bijaksana, tidak ada orang yang tidak mempunyai harapan, karena dia tahu bagaimana mendidik mereka; dan tidak ada hal yang sia-sia, karena dia mengetahui bagaimana menggunakannya.

Ketika Negara besar menempatkan dirinya lebih rendah hati, dia akan memenangkan banyak Negara kecil.

Ketika Negara kecil memposisikan dirinya lebih rendah, dia akan dirangkul oleh Negara besar.

Negara besar seharusnya lebih rendah hati, karena bagi Negara yang rendah hati akan memenangkan hati seluruh dunia.

Jalanku adalah rahasia jagat raya.

Kehebatannya tidak dapat dibandingkan.

Orang hebat menghargainya dan melaksanakannya 

Orang biasa kadang kala memahaminya tetapi sering kali kehilangan.

Orang picik meremehkan dan menlaknya.

Renungan: Hidup kita adalah sebuah perjalanan dari perjuangan yang terus-menerus, tekanan tiada ampun dan perubahan yang tiada habis-habisnya.

Kadang kala, kita seakan-akan tersesat; dan kita mungkin tidak dapat melihat makna keseluruhan karena banyak rintangan.

Kata-kata Lao Tzu menginggatkan kita untuk mengambil satu langkah mundur dan sikap yang lebih berjarak terhadap hidup dan diri kita sendiri.

Kadang kala kurang berarti lebih.

Kadang kala lebih baik dari pada satu langkah maju.

Kadang kala hasil yang terbaik adalah kalah, dan terkadang ada saat melepaskan sesuatu.

Marilah kita berhenti sejenak dari pekerjaan kita sehari-hari untuk menikmati kedamaian batin; mari kita kesampingkan sejenak semua beban pikiran yang mengganggu, untuk mengkaji kembali pandangan dan nilai kita.

Jika kita dapat melihat tujuan kita dalam perspektif dan mempunyai ide yang lebih baik mengenai prioritas kita, kita akan mampu menghadapi tantangan hidup dengan optimis, tenang, dan rasa percaya diri uyang sudah diperbaharui.

Comments :

2 comments to “ "The way” Karya Lao Tzu ”


Post a Comment

Thanks for Your Comment!